29 Desember 2008

Fungsi Ikhlas

Assalamualaikum waroh matulloh wa baraokatuh...
wah... liburan gini, harus dimanfaatkan dong waktunya buat melakukan sesuatu yang berguna (bwt diri sendiri dulu tentunya)..heheh.... berikut ini fungxi ikhlas yang diringkas dari buku silsilah amalan hati 1


Fungxi ikhlas:
  1. Jalan selamat di akhirat hanya dapat diraih dengan ikhlas
  2. Kehidupan kalbu dan kebebasannya dari kesedihan di dunia ini tidak dapat direalisasikan kecuali dengan keikhlasan, sebagaimana yang diucapkan Nabi SAW:
"Barang siapa yang tujuan utamanya adalah meraih pahala akhirat, niscaya Allah SWT akan menjadikan kekayaannya berada di dalam kalbuny, menghimpunkan baginya semua potensi yang dimilikinya, dan dunia akan datang sendiri kepadanya seraya mengejarnya. Sebaliknya Barang siapa yang tujuan utamanya adalah meraih dunia, niscaya Allah SWT akan menjadikan kemiskinannya di depan matanya, membuyarkan semua potensi yang dimilikinya, dan dunia tidak mau datang sendiri kepadanya, kecuali menurut apa yang telah ditaqdirkan untuknya ". (HR Tirmidzi)

3. Sumber rizki pahala yang besar dan meraih kebaikan yang besar dan meraih kebaikan adalah dari keikhlasan pelakunya, sebagaimana yang disebutkan dalam sabda Nabi SAW:
"Sesungguhnya engkau, tidak sekali-kali mengeluarkan suatu nafkah karena mengharapkan ridho Allah SWT, melainkan pasti engkau akan diberi pahala karenanya, meskipun berupa makanan yang engkau suapkan ke dalam mulut istrimu". (HR Bukhari)

4. Ikhlas dapat menyelamatkan pelakunya dari adzab yang besar pada hari pembalasan, karena sesungguhnya Nabi SAW telah memberitakan kepada kita tentang mula-mula makhluk Allah yang dibakar oleh api neraka pada hari Kiamat nanti, bahwa mereka adalah orang-orang yang rajin berinfaq, mengeluarkan shadaqahnya agar dikatakan sebagai orang yang dermawan; orang yang tekun mempelajari ilmu, kemudian mengajarkannya agar dikatakan sebagai orang alim; dan orang yang giat berjihad di medan peperangan agar dikatakan sebagai orang pemberani.


"Barang siapa mempelajari suatu ilmu yang seharusnya untuk meraih ridho Allah SWT, lalu dia tidak mempelajarinya kecuali hanya untuk meraih sesuatu dari harta benda duniawi, niscaya dia tidak akan menemukan wewangian surga pada hari Kiamat nanti" (HR Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Ahmad).

wassalam...

1 komentar: